Lompat ke konten

Religious Moderatism and The Future of Humanity”

“Isu kekerasan yang mengatasnamakan agama serta berbagai tudingan terhadap Islam, mulai dari terorisme hingga anggapan anti-kemajuan, telah mendorong pentingnya diskursus mengenai moderasi beragama. Dalam konteks inilah, moderasi beragama menemukan momentumnya untuk dibahas secara lebih serius sebagai pendekatan yang diharapkan mampu berperan penting dalam membangun dan mengembangkan kemaslahatan umat manusia. Moderasi beragama tidak hanya dipandang sebagai upaya untuk meminimalisasi kekerasan atas nama agama, tetapi juga sebagai kontribusi positif dalam membangun budaya ilmiah dan sosial yang lebih responsif terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan.

Merespons kompleksitas persoalan tersebut, Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menyelenggarakan International Conference on Religion, Spirituality and Humanity (ICoReSH) 2020. Konferensi internasional ini bertujuan untuk mengkaji berbagai fenomena yang berkaitan dengan agama, spiritualitas, dan kemanusiaan melalui pendekatan interdisipliner. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjawab tantangan dan dinamika isu-isu keagamaan yang semakin kompleks di era global.

ICoReSH 2020 diselenggarakan secara virtual pada 10 November 2020 dengan memanfaatkan platform Zoom Meeting dan YouTube Streaming. Konferensi ini mengusung tema utama “Religious Moderatism and the Future of Humanity”, yang menegaskan pentingnya moderasi beragama sebagai landasan dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai, inklusif, dan berkeadaban. Melalui forum internasional ini, para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai peran agama dan spiritualitas dalam menjawab persoalan kemanusiaan global.

Berbagai subtema diangkat dalam konferensi ini untuk memperkaya perspektif dan kajian, di antaranya Moderasi Beragama dan Pendidikan, Filsafat Moderasi Beragama, Wisata Halal dan Industri Halal, Filantropi Berbasis Keimanan, Etika Bisnis Islam, Tasawuf dan Spiritualitas, Hukum Islam, Relasi Antaragama, Filantropi, serta Teologi. Ragam subtema tersebut mencerminkan luasnya cakupan kajian yang tidak hanya berfokus pada aspek teologis, tetapi juga sosial, ekonomi, dan budaya.

Melalui diskusi-diskusi akademik yang berlangsung dalam ICoReSH 2020, diharapkan lahir pemikiran-pemikiran kritis dan solutif terkait moderasi beragama yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Konferensi ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat dialog lintas disiplin dan lintas agama, guna membangun pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran agama dalam kehidupan modern.

Penyelenggaraan ICoReSH 2020 menegaskan komitmen IAIN Salatiga, khususnya Program Pascasarjana, dalam berkontribusi pada pengembangan kajian keilmuan di tingkat internasional. Melalui forum ini, diharapkan nilai-nilai moderasi beragama dapat terus disuarakan dan dikembangkan sebagai fondasi dalam mewujudkan masa depan kemanusiaan yang damai, adil, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *